Telp : 75791381 ext 4175, Fax : 75791428 Email: sekr-bbtmc@bppt.go.id

PENERAPAN TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA DI DAS RIAM KANAN WADUK PLTA IR PM NOOR, KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2017

Meskipun kondisi saat ini masih normal, beberapa lembaga riset dunia dan badan-badan meteorologi beberapa Negara di dunia memprediksi peluang terjadinya fenomena El Nino akan meningkat mulai pertengahan Tahun 2017. Selain itu, Indeks Dipole Mode Positif juga diprediksi akan meningkat pada pertengahan hingga akhir tahun 2017 ini. Adanya peluang fenomena El Nino dan Indeks Dipole Mode Positif secara umum berdampak pada berkurangnya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia termasuk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Riam Kanan Waduk PLTA Ir. PM Noor. Dari bulan Januari hingga Maret 2017 curah hujan yang terjadi di DAS Riam Kanan Waduk PLTA Ir. PM Noor berada pada kondisi dibawah normalnya, dan kondisi rata-rata inflow bulanan yang terjadi pada bulan Maret 2017 masih berada dibawah nilai rata-rata historisnya. Berkurangnya curah hujan dan pasokan air tersebut perlu diantisipasi agar tidak banyak berpengaruh pada pola operasi PLTA Ir. PM Noor untuk beberapa bulan kedepan.

Guna mengantisipasi datangnya musim kemarau dan untuk meningkatkan pasokan dansimpanan air di Waduk PLTA Ir. PM Noor, PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (WKSKT) Sektor Pembangkitan Barito bekerja sama dengan Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melaksanakan  operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau yang lebih dikenal awam dengan istilah hujan buatan di wilayah DAS Riam Kanan yang menjadi daerah tangkapan air (catchment area) Waduk PLTA Ir. PM Noor. Pelaksanaan TMC sehari-harinya nanti akan dipusatkan di Posko TMC di Bandara Syamsudin Noor yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Waduk PLTA Ir. PM Noor.

Dalam melaksanakan pekerjaan TMC untuk pengisian Waduk PLTA Ir. PM Noor ini BPPT didukung oleh 1 unit Pesawat CASA 212-200 dengan nomor registrasi PK-PCT milik PT Pelita Air Service, radar cuaca milik BMKG Wilayah Kalimantan Selatan, serta sarana dan prasarana pendukung di Posko milik PT Angkasa Pura dan Lanud Syamsudin Noor. Selain itu, untuk membantu pengamatan cuaca di sekitar daerah target juga ditempatkan 2 Pos Meteorologi yang berlokasi di daerah Rantau Bujur dan Bajuin. Hujan yang terjadi di daerah target akan dipantau dan dievaluasi dari 7 lokasi Pos Penakar Curah Hujan yang tersebar di wilayah DAS Riam Kanan. Pelaksanaan TMC untuk pengisian Waduk PLTA Ir. PM Noor resmi dimulai pada hari ini, Selasa, 18 April 2017 dan rencananya akan berlangsung selama 28 hari kegiatan.

Secara klimatologis, kegiatan TMC di DAS Riam Kanan Waduk PLTA Ir. PM Noor yang dilakukan pada saat transisi musim penghujan kali ini cukup tepat dari segi waktu pelaksanaannya dan berpeluang dapat memberikan hasil yang optimal untuk dapat mengantisipasi penurunan pasokan air waduk karena datangnya musim kemarau. Pada prinsipnya, modifikasi cuaca yang dilakukan dengan cara penyemaian awan (cloud seeding) adalah bertujuan untuk mempercepat proses terjadinya hujan sekaligus menambah intensitas hujan dengan cara memperpanjang durasi hujan. Dengan demikian,  adanya TMC diharapkan curah hujan yang sudah berpeluang terbentuk secara alami dapat dikondisikan agar jatuhnya tepat di dalam catchment area Waduk PLTA Ir. PM Noor dan dengan durasi yang lebih panjang sehingga secara keseluruhan akan memberikan penambahan curah hujan (rain enhancement) di daerah target.(STR/IBN)

Statistik Pengunjung

2.png0.png5.png2.png2.png
Today4
Yesterday173
This week177
This month2472
Total20522

Kontak Kami

Gedung Ir. Mohammad Soebagio
Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) - BPPT, GEOSTECH
Kawasan PUSPIPTEK Serpong - Tangerang Selatan 15314
Telp. (021) 75791381 ext 4175 ; Faks. (021) 75791428
e-mail:
ka-bbtmc@bppt.go.id
sekr-bbtmc@bppt.go.id