Telp : 75791381 ext 4175, Fax : 75791428 Email: sekr-bbtmc@bppt.go.id

BPPT: Pemanfaatan Sistem Monitoring Online, Guna Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan

Dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan, kita membuat sistem SMOKIES yang merupakan sistem monitoring online kandungan air lahan gambut, suatu early warning system dimana sebelum terjadinya suatu hotspot, dapat diketahui  sehingga kita dapat melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), demikian kata Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) BPPT Wimpie Agoeng Noegroho pada acara Focus Group Discussion dengan tema Pemanfaatan Sistem Monitoring Online Kandungan Air Lahan Gambut untuk Meningkatkan Efektivitas dan Akuntabilitas Teknologi Modifikasi Cuaca Dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan, di Serpong (20/09).

 

 

Wimpie menambahkan, SMOKIES ini merupakan suatu alat yang menurut hemat kami adalah paling efektif dan merupakan inovasi dari BPPT. Ini karya BPPT yang kita sumbangkan kepada bangsa dan negara, ungkap Wimpie.

Sementara, Sekretaris Utama BNPB Dody Ruswandi mengapresiasi BPPT yang sudah mengembangkan teknologi-teknologi tersebut dan BNPB siap mendukung. Sesuai dengan tupoksinya, menurut Dody BNPB akan mengkoordinir Kementerian dan Daerah guna mengimplementasikan dan mensosialisasikan teknologi ini. Karena pencegahan Karhutla adalah dengan menggunakan teknologi yang paling efektif, Jelas Dody.    

Dikesempatan yang sama Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT Tri Handoko Seto menjelaskan, alat ini mampu mengukur dua parameter utama dari kandungan air lahan gambut yaitu kelembaban lahan gambut dan level air dilahan gambut, namun demikian juga ada sensor-sensor di atmosfer yang mengukur curah hujan, temperatur dan lain lain. Menurutnya, sistem ini tentu saja sangat bermanfaat bagi semua lembaga yang berurusan dengan kebakaran hutan dan lahan terutama BPPT dan BNPB dalam menentukan status siaga darurat bencana yang dijadikan dasar untuk menentukan pelaksanaan TMC. Alat ini juga mampu digunakan untu mengukur hasil TMC secara akuntabel.

 Kedepan menurut Seto, alat ini akan kita kembangkan, selain membutuhkan informasi curah hujan, temperatur, kelembaban gambut serta level air, juga butuh informasi asap dan itu bisa kita tambahkan sensor. Semakin banyak sensor tentu cukup sulit proses pengiriman datanya. Teman-teman dari Kedeputian TIEM BPPT sudah punya komitmen untuk membantu, karena mereka sudah punya pengalaman yang sangat baik, tutup Seto. (Humas/HMP/BB-TMC)

Statistik Pengunjung

2.png0.png5.png2.png2.png
Today4
Yesterday173
This week177
This month2472
Total20522

Kontak Kami

Gedung Ir. Mohammad Soebagio
Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) - BPPT, GEOSTECH
Kawasan PUSPIPTEK Serpong - Tangerang Selatan 15314
Telp. (021) 75791381 ext 4175 ; Faks. (021) 75791428
e-mail:
ka-bbtmc@bppt.go.id
sekr-bbtmc@bppt.go.id