Instagram  : @BBTMC_BPPT     Twitter : @BBTMC_BPPT

Analisis Hujan Penyebab Genangan di Jakarta Minggu 24 Januari 2021 dan Kesiapan Operasi TMC

Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta pada Minggu, 24 Januari 2021 telah menyebabkan beberapa ruas jalan di Jakarta tergenang air. Dari pantauan radar Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) yang dioperasikan di Puspiptek serpong dan juga radar cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Tangerang, menunjukkan bahwa hujan mulai masuk dari pesisir utara ke wilayah Jakarta sekitar pukul 04:30 WIB (21:30 UTC). Pada pukul 06:00  WIB (23:00 UTC) hampir seluruh wilayah Jakarta turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan terpantau mereda hampir diseluruh wilayah Jakarta pada sekitar pukul 09:00 WIB (03:00 UTC).

 

Gambar 1. Tangkapan data radar cuaca BMKG (source: https://www.bmkg.go.id/cuaca/citra-radar.bmkg)

Dari analisis cuaca global sebetulnya tidak munjukkan adanya fenomena spesial pada hari tersebut. Memang saat ini Indonesia mengalami fenomena La Nina tapi masih dalam kondisi lemah sehingga kalau dibandingan dengan kondisi normal hanya akan ada sedikit peningkatan. Sedangkan IOD masih cenderung netral dan MJO berada di fase 7 yang menunjukkan tidak ada pengaruh di Indonesia. Faktor angin regional menunjukkan angin yang masuk ke wilayah Indonesia merupakan angin dari utara namun belum disertai seruak dingin.

 

Estimasi kelembaban udara pada jam 07:00 WIB (00 UTC) pada ketinggian 5000, 10.000, dan 18.000 kaki

Sumber: http://www.bom.gov.au

 

Hujan pada Minggu 24 Januari pada pagi hari cenderung disebabkan karena kelembaban udara yang cukup basah hampir di semua lapisan. Dari data Badan Meteorologi Australia Kelemababan udara diperkirakan 80-100% cukup merata di lapisan 850 mb (5000 kaki) hingga 500 mb (18000 kaki). Kelembaban yang cukup tinggi yang mencapai super saturasi dapat menyebabkan   butir-butir air yang cukup besar dapat mengakibatkan hujan.

Beberapa model prakiraan cuaca numerik memprakirakan kondisi curah hujan yang cukup tinggi di daerah Jabodetabek akan mulai terjadi lagi di periode 27 – 30 Januari 2021. Sikap kesiapsiagaan dan kewaspadaan perlu ditingkatkan lagi. Selalu cari informasi resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang, dalam ini BMKG dan Badan Nasional Bencana Daerah DKI Jakarta untuk prakiraan cuaca dan peringatan dini bencana akibat curah hujan ekstrim.

Disamping itu sebagai bagian dari koordinasi antisipasi bancana banjir di wilayah DKI Jakarta, tanggal 20 Januari 2021, BPBD Provinsi DKI menyelenggarakan rakor kesiapsiagaan banjir di wilayah DKI Jakarta secara daring dengan mengundang sejumlah institusi terkait, termasuk BBTMC. Dalam rakor yang dipimpin oleh Kepala BPBD Provinsi DKI tersebut, perwakilan dari LAPAN dan BMKG dalam paparannya menyampaikan perlu diwaspadainya potensi curah hujan tinggi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada periode Dasarian III Januari 2021. Masing-masing institusi terkait juga menyampaikan kesiapan dukungan untuk upaya antisipasi banjir di wilayah DKI, termasuk BBTMC yang menyampaikan kesiapan dukungan pelaksanaan TMC apabila telah menerima perintah resmi dari BNPB selaku penyandang dana. Pihak TNI-AU pun menyampaikan kesiapannya untuk memberikan dukungan armada pesawat untuk operasi TMC, jika sekiranya BNPB memandang perlu untuk dilakukan upaya TMC guna mengantisipasi ancaman banjir di wilayah DKI Jakarta.

 

Statistik Pengunjung

2.png2.png2.png8.png3.png9.png
Today39
Yesterday268
This week1322
This month5570
Total222839

Kontak Kami

 

Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) - BPPT

Gedung Ir. Mohammad Soebagio, Geostech
Kawasan Puspiptek Serpong - Tangerang Selatan 15314
Telp. (021) 75791377 ext 4175 ; Faks. (021) 75791409
e-mail: ka-bbtmc@bppt.go.id  ;   sekr-bbtmc@bppt.go.id