Telp : 75791381 ext 4175, Fax : 75791428 Email: sekr-bbtmc@bppt.go.id

Monitoring TRMM untuk TMC Beberapa DAS

MONITORING TRMM (Jaxa)

UNTUK PELAYANAN TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA (TMC)

BEBERAPA DAS

UPT Hujan Buatan sebagai satu-satunya institusi pemerintah yang bertanggungjawab dalam pengelolaan sumberdaya air di atmosfer mempunyai kewajiban untuk memberikan pelayanan teknologi berupa Pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengatasi permasalahan sumber daya air maupun energy serta meningkatkan ketahanan pangan. Dalam melaksanakan TMC di suatu DAS sebelumnya dilakukan kajian kondisi cuaca maupun hidrologi di DAS tersebut. Untuk itu diperlukan data update yang berasal dari data primer maupun sekunder. Salah satu data yang paling penting adalah data curah hujan (presipitasi). Dengan informasi curah hujan yang terupdate dapat diketahui kondisi sumberdaya air di DAS tersebut, disamping itu juga dapat diperkirakan secara garis besar kondisi meteorology pada saat itu.

Untuk keperluan Pelaksanaan TMC di beberapa DAS dilakukan monitoring real time Curah Hujan masing masing Daerah Aliran Sungai (DAS). Curah hujan yang terupdate untuk beberapa DAS disajilan dalam laman ini. Curah hujan diolah dari data TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) dan disajikan curah hujan harian maupun jam-jaman.

Satelit TRMM tersebut merupakan hasil kerjasama dua badan antariksa nasional, yaitu Amerika Serikat (NASA : National Aeronautics and Space Administration) dan Jepang (NASDA : National Space Development of Japan; sekarang berubah menjadi JAXA : (Japan Aerospace Exploration Agency). Untuk analisis data TRMM yang ditampilkan di sini diambil dari JAXA. Kelebihan data TRMM dari Jaxa dibandingkan dengan pendahulunya (3B42RT) adalah resolusinya lebih detil, resolusi  spasialnya 0.1odegre dan resolusi temporalnya setiap jam. Disamping itu juga data TRMM Jaxa lebih terupdate, data TRMM sudah dapat diunggah 5 jam yang lalu.

Berikut ini adalah monitoring data precipitasi dari TRMM Jaxa untuk beberapa DAS yang sering dilaksanakan TMC. DAS tersebut adalah : Citarum, Brantas, Kotopanjang, Singkarak, Riamkanan, Toba dan DAS Larona serta Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Masing-masing DAS diidentifikasi jumlah grid dan diproses untuk medapatkan presipitasi wilayah Semoga Bermanfaat.

<djz>


Berikut adalah beberapa DAS yang sering dilaksanakan TMC

DAS CITARUM

DAS Citarum adalah salah satu DAS dari 40 DAS di Jawa Barat yang memiliki nilai strategis baik bagi Jawa Barat maupun secara nasional karena sungai Citarum memiliki bermacam fungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pembangunan. Fungsi tersebut diantaranya adalah untuk kebutuhan sumber air baku air minum, sumber air baku bagi kegiatan industri, pembangkit listrik, irigasi untuk pertanian, perikanan serta untuk berbagai kebutuhan lainnya. DAS Citarum memiliki luas sekitar 6.540 km2 (BPLHD, 2001), dengan 3 anak sungai utama, yaitu sungai Cisangkuy, sungai Cikapundung dan sungai Cisokan. Sungai Citarum ini berhulu di Gunung Wayang Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, serta bermuara di Laut Jawa di Kabupaten Karawang. Secara geografis terletak pada 5°52’30” – 7°20’00”LS dan 106°15’00” – 106°52’30” BT dan meliputi wilayah administratif : Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang.  Pada DAS ini terdapat 3 bendungan besar, yaitu Waduk Saguling (Kabupaten Bandung), Waduk Cirata (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Purwakarta) serta Waduk Jatiluhur (Kabupaten Purwakarta). Waduk Jatiluhur ini merupakan waduk yang memasok sumber air baku untuk Ibu Kota Jakarta. Sebanyak 37 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di DAS Citarum ini.Peta 3D DAS Citarum

Tabel Archive TRMM(Jaxa) DAS Citarum Tahun 2014 -  2017

  Tahun 2014
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2016
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus September Oktober November  Desember 
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

 


DAS BRANTAS

Sungai Brantas merupakan sungai utama dari DAS yang mempunyai luas 11.800 km² atau ¼ dari luas Provinsi Jatim. Panjang sungai utama ini 320 km mengalir melingkari sebuah gunung berapi yang masih aktif yaitu Gunung Kelud. Sungai Brantas merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa setelah Bengawan Solo. Sungai Brantas bermata air di Desa Sumber Brantas (Kota Batu) yang berasal dari simpanan air Gunung Arjuno, lalu mengalir ke Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang, Mojokerto. Di Kabupaten Mojokerto sungai ini bercabang dua menjadi Kali Mas (ke arah Surabaya) dan Kali Porong (ke arah Porong, Kabupaten Sidoarjo). DAS Brantas bagian hulu adalah Sub DAS Sutami Lahor dengan luas sekitar 2.050 km2. Sebanyak 20 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di Sub DAS Sutami Lahor ini.

Peta 3D DAS Brantas

Tabel Archive TRMM(Jaxa) DAS Brantas / Sub DAS Sutami Lahor Tahun 2014 - 2017

  Tahun 2014
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2016
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus  September  Oktober November  Desember 
Jam-jaman  Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

 


DAS KOTOPANJANG

 Waduk PLTA Koto Panjang dibangun pada tahun 1992 dan selesai pada tahun 1997, mempunyai tinggi bendung 96 m dan genangan seluas 12.400 ha dengan kedalaman air berkisar antara 73-85 m. Waduk ini mendapat pasokan air utama dari Sungai Kampar dan Sungai Batang Mangat yang berhulu di propinsi Sumatra Barat. Fungsi utama waduk ini sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Waduk PLTA Kotopanjang ini mempunyai kapasitas produksi listrik rata-rata 542 GWh per tahun sehingga cukup mempunyai peran sentral dalam mendukung sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Tengah, khususnya wilayah Riau. Sebanyak 30 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di DAS Kotopanjang ini. Penakar yang terpasang di DAS Kotapanjang selama operasi TMC adalah : Batu Basurat, Dusun Tigo, Kota Bangun, Muara Paiti, Tanjung, Bandurpicak, Gunung Malintang, Kototuo, Pangkalan, Damsite, Gunung Malelo, Lubuk Jantan dan Rimbo Datar

Peta 3D DAS Kotopanjang

Tabel Archive TRMM(Jaxa) DAS KotopanjangTahun 2014 - 2017

  Tahun 2014
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2016
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus  September  Oktober November  Desember
Jam-jaman  Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

DAS SINGKARAK

DAS Singkarak dengan luas tangkapan hujan sebesar 1117 km 2,  terdiri dari SubDAS Sumpur (168 km 2), SubDAS Singkarak (392 km 2) dan SubDAS Sumani (557 km 2). DAS ini terletak pada Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten/Kota Solok.  Sungai Lembang, Sungai Sumani, Sungai Kuok dan Sungai Paninggahan adalah sungai-sungai yang berada diwilayah Kabupaten/Kota Solok. Sungai Ombilin adalah outlet dari Danau Singkarak ini.   Sebanyak 12 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di DAS Singkarak ini. Penakar yang terpasang di DAS Singkarak selama operasi TMC adalah : Batipuh, Malalo, Kacang, Sumpur Sudut, Danau kembar, Junjung sirih, Ombilin Weir, Sumani, Gubang Gajah, Lubuk Selasih, Penarian

Peta 3D DAS Singkarak

Tabel Archive TRMM(Jaxa) DAS Singkarak Tahun 2014 - 2017

  Tahun 2014
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2016
Harian Januari  Februari  Maret  April  May  Juni  Juli  Agustus  September  Oktober  November  Desember 
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus  September  Oktober November  Desember 
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

 


 DAS RIAMKANAN

Daerah Aliran Sungai (DAS) Riam Kanan secara administratif terletak di Kabupaten Banjar, Propinsi Kalimantan Selatan. Selama ini potensi sumberdaya air DAS Riam Kanan dimanfaatkan oleh banyak sektor, diantaranya sektor pertanian, perikanan, PDAM, PLTA dan sektor domestik lainnya. Luas Sub DAS Riamkanan 113.445 ha atau 1134,45 Km2 dengan elevasi tertinggi +1146 dpl pada Gunung Kandis. Salah satu manfaat Sungai Riam Kanan yaitu dengan adanya turbin pembangkit listrik di Riamkanan keberadaan hutan lindung menjadi sangat jelas kepentingan dan manfaatnya secara riil yaitu berfungsi sebagai stabilizer debit air waduk sehingga turbin pembangkit tetap dapat berputar demi listrik.  Dari data yang di dapat diketahui bahwa luas waduk Riam kanan (badan air) adalah sekitar 92 km2 Sebanyak 8 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di DAS Riamkanan ini. Penakar yang terpasang di DAS Riamkanan selama operasi TMC adalah : Tiwingan, Kalaan, Bukit Batas, Bunglai, Paau, Posmet Belangian, Posmet Rantaubujur dan Damsite

Peta 3D DAS Riamkanan 

Tabel Archive TRMM(Jaxa) DAS Riamkanan Tahun 2014 - 2017

  Tahun 2014
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2016
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
    Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus  September  Oktober November  Desember 
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

 


DAS DANAU TOBA

Daerah Aliran Sungai (DAS) Danau Toba adalah sebuah danau tekto-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Lokasi Danau Toba tepatnya berada pada koordinat 2,88oN–98,5o E  dan  2,35oN–99,1oE  dengan  ketinggian  904  meter  dpl  dan  kedalaman  danau yang terdalam 505 meter. Kawasan  Danau Toba  merupakan  bagian  dari  WPS  Pusat  Pertumbuhan  Terpadu  Metro  Medan – Tebing  Tinggi–Dumai–Pekanbaru yang memiliki  luas 369.854  Ha.  Kawasan  ini  mencakup  bagian  dari  wilayah  administrasi  dari 8 (delapan)  kabupaten  yaitu  Kabupaten  Samosir,  Kabupaten  Toba  Samosir, Kabupaten  Dairi,  Kabupaten  Karo,  Kabupaten  Humbang  Hansudutan,  Kabupaten Tapanuli  Utara dan  Kabupaten  Simalungun dan  Kabupaten  Pak  Pak  Barat. Secara  fisik, Kawasan  Danau  Toba merupakan kawasan yang berada di sekitar Danau Toba dengan deliniasi batas kawasan didasarkan atas deliniasi Daerah Tangkapan Air (Catchment Area). Sebanyak 32 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di DAS Danau Toba ini.

 

Tabel Archive TRMM(Jaxa) DAS TobaTahun 2014 - 2017

  Tahun 2014
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2016
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus  September  Oktober November  Desember 
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

 


 DAS LARONA (SOROWAKO)

DAS Larona terletak di Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Luas DAS Larona sekitar 4.600 km2 dengan sungai utama adalah sungai Larona yang mempunyai panjang sekitar 120 km. DAS ini mempunyai tiga buah danau alami yang tersusun secara kaskade yaitu Danau Matano, Danau Mahalona dan Danau Towuti. Potensi sumberdaya air telah dimanfaatkan untuk keperluan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Sebanyak 21 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di DAS Larona ini.

Peta 3D DAS Larona Tabel Archive TRMM(Jaxa) DAS Larona Tahun 2014 - 2017

  Tahun 2014
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2016
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
  Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus  September  Oktober November  Desember 
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

 
 


 DKI JAKARTA

Wilayah DKI Jakarta yang merupakan kota metropolitas sekaligus ibukota negara mempunyai peran yang sangat strategis, hubungannya dengan informasi cuaca terutama curah hujan. Bencana banjir merupakan bencana 'rutin' yang selalu menghantui setiap warga DKI setiap tahunnya dikarenakan daerah resapan air yang semakin rusak serta sistem drainase yang tidak terkontrol. Dengan kondisi demikian maka perlu dilakukan monitoring curah hujan secara real time untuk mengantisipasi bencana banjir yang mengancam. Sebanyak 7 buah grid dari data TRMM telah diinventarisir di wilayah ini.

DKI Jakarta

  Tabel Archive TRMM(Jaxa) DKI Jakarta Tahun 2013 - 2017

 Tahun 2013
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Tahun 2014
 Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
 Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Tahun 2015
Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Tahun 2016
 Harian Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
 Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
 Tahun 2017
Harian Januari  Februari  Maret  April  May Juni Juli  Agustus  September  Oktober November  Desember 
Jam-jaman Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Statistik Pengunjung

2.png0.png5.png2.png2.png
Today4
Yesterday173
This week177
This month2472
Total20522

Kontak Kami

Gedung Ir. Mohammad Soebagio
Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) - BPPT, GEOSTECH
Kawasan PUSPIPTEK Serpong - Tangerang Selatan 15314
Telp. (021) 75791381 ext 4175 ; Faks. (021) 75791428
e-mail:
ka-bbtmc@bppt.go.id
sekr-bbtmc@bppt.go.id