Telp : 75791381 ext 4175, Fax : 75791428 Email: sekr-bbtmc@bppt.go.id

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Untuk Penambahan Curah Hujan 

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dilakukan dengan meniru proses yang terjadi di dalam awan melalui aktivitas penyemaian awan (cloud seeding). Sejumlah partikel higroskopik yang dibawa dengan pesawat sengaja diinjeksikan langsung ke dalam awan agar proses pengumpulan butiran tetes air di dalam awan segera dimulai. Pelepasannya bisa dilakukan di bawah dasar awanatau bisa juga dilepas langsung ke dalam awan, yang penting dilakukan pada daerah up draft. Dengan berlangsungnya pembesaran tetes secara lebih awal maka proses turunnya hujan dari awan juga terjadi lebih cepat. Dengan kata lain, penyemaian awan bertujuan untuk mempercepat proses tumbukan (collision) dan penggabungan (coalescence) butir air di dalam awan yang merupakan syarat terjadinya hujan. Awan yang dijadikan obyek penyemaian adalah jenis awan Cumulus (Cu) yang banyak mengandung uap air dan berpotensi menjadi hujan.

Gambar 1. Metode Penyemaian Awan

Umumnya bahan semai yang digunakan dalam TMC adalah berupa NaCl berbentuk bubuk halus (powder) yang mempunyai ukuran diameter sekitar 10 mikron. Bahan semai ini dilepaskan ke dalam awan melalui airscooper yang terpasang di bagian bawah pesawat. Dalam perkembangannya saat ini, TMC juga sudah mulai menggunakan jenis bahan semai baru berbentuk flare. Bahan semai ini berbentuk padat (dikemas dalam tabung) dan dibawa oleh pesawat dalam rack mounting yang terpasang pada bagian sayap pesawat. Proses pelepasan partikel higroskopisnya ke dalam awan melalui proses pembakaran. Asap yang keluar dari flare yang terbakar tersebut selanjutnya diarahkan masuk ke dalam awan sehingga umumnya penyemaian dilakukan pada bagian dasar awan.

TMC saat ini telah cukup banyak dimanfaatkan untuk menambah persediaan air pada beberapa waduk di Pulau Jawa, Sumatera,Kalimantan dan Sulawesi yang berfungsi sebagai PLTA. Beberapa waduk dan danau yang telah memanfaatkan TMC guna membantu produksi listrik PLTA antara lain :

  • Waduk Kotapanjang (Riau)
  • Danau Singkarak (Sumatera Barat)
  • Waduk Kaskade Citarum : Saguling, Cirata dan Jatiluhur (Jawa Barat)
  • Waduk Sutami (Jawa Timur)
  • Waduk Ir. PM Noor (Kalimantan Selatan)
  • Danau Matano dan Towuti (Sulawesi Selatan) 

Gambar 2. Pekerjaan Teknologi Modifikasi Cuaca

di Daerah Tangkapan air Danau Toba tahun 2017

 

Gambar 3. Pekerjaan Teknologi Modifikasi Cuaca

di DAS PLTA Ir. PM Noor, Kalimantan Selatan

Statistik Pengunjung

2.png0.png5.png2.png2.png
Today4
Yesterday173
This week177
This month2472
Total20522

Kontak Kami

Gedung Ir. Mohammad Soebagio
Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) - BPPT, GEOSTECH
Kawasan PUSPIPTEK Serpong - Tangerang Selatan 15314
Telp. (021) 75791381 ext 4175 ; Faks. (021) 75791428
e-mail:
ka-bbtmc@bppt.go.id
sekr-bbtmc@bppt.go.id