Telp : 75791381 ext 4175, Fax : 75791428 Email: sekr-bbtmc@bppt.go.id

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Untuk Pengurangan Curah Hujan 

Pada awal tahun 2013, pasca kejadian banjir yang sempat melumpuhkan Ibukota Jakarta pada tanggal 17-18 Januari 2013 lalu, BPPT dan BNPB mendapat amanat dari Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta untuk mengantisipasi banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Dengan dukungan dari TNI-AU, operasi TMC untuk antisipasi banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dilakukan selama periode tanggal 26 Januari - 27 Februari 2013.

Gambar 1. Banjir yang melanda jalur utama Kota Jakarta tahun 2013

Jika pada umumnya TMC dilakukan dengan tujuan untuk menambah curah hujan (rain enhancement) di suatu daerah, maka TMC kali ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi intensitas curah hujan (rain reduction) denga target lokasi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Upaya yang dilakukan menggunakan pendekatan dua metode, yaitu metode mekanisme persaingan (competition mechanism) dan metode mekanisme proses lompatan (jumping process  mechanism). 

Jumping process mechanism bertujuan untuk mempercepat proses hujan agar segera terjadi sebelum memasuki wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Dengan bantuan radar, awan-awan yang terpantau banyak membawa uap air dari laut dan bergerak menuju wilayah DKI Jakarta serta dinilai berpotensi menjadi hujan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya terlebih dahulu "dicegat" jauh-jauh dari wilayah target. Dengan menggunakan pesawat, awan-awan tersebut disemai jauh di luar wilayah DKI Jakarta (di wilayah perairan Laut Jawa) dengan harapan mampu mengurangi suplai massa udara basah yang pada akhirnya dapat mengurangi peluang kejadian hujan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Metode lainnya yaitu competition mechanism diterapkan untuk aktivitas penyemaian awan yang dilakukan di darat dengan system Ground Based Generator  yang terpasang sebanyak 25 unit di sekitar  wilayah DKI Jakarta, memanjang mulai dari hulu di daerah ouncak Bogor hingga hilir di daerah Pantai Teluk Jakarta. Untuk metode yang kedua ini, tujuannya adalah mengganggu proses fisika di dalam awan bagi awan-awan konvektif yang tumbuh di atas wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sehingga hujan yang terjadi dapat dipersingkat durasinya dan dikurangi intensitasnya.

Gambar 2. Efisiensi tumbukan (Pinsky et.al., 2000)

Gambar 3. Sejumlah Ground-Based Generator yang digunakan untuk melepaskan partikel sangat halus untuk menghambat pertumbuhan awan di wilayah Jakarta; menara GBG (kiri), pohon flare (tengah) dan Ground Particle Generator bahan semai larutan CaCl2 (kanan)

 

 Beberapa pengalaman aplikasi TMC dalam Rain Reduction  di Indonesia : 

  • TMC SEA Games XXVI, 2011

            Related image

  • TMC Banjir DKI Jakarta, 2013

 

  • TMC Banjir DKI Jakarta, 2014

Statistik Pengunjung

2.png0.png5.png2.png2.png
Today4
Yesterday173
This week177
This month2472
Total20522

Kontak Kami

Gedung Ir. Mohammad Soebagio
Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) - BPPT, GEOSTECH
Kawasan PUSPIPTEK Serpong - Tangerang Selatan 15314
Telp. (021) 75791381 ext 4175 ; Faks. (021) 75791428
e-mail:
ka-bbtmc@bppt.go.id
sekr-bbtmc@bppt.go.id